October 20, 2008

mengikuti pola berpikir kreatif

Posted in Uncategorized at 2:29 am by gug

Kreativitas telah menjadikan manusia dapat melahirkan ciptaan-ciptaan yang spektakuler yang dicatat dalam sejarah umat manusia hidup. Penciptaan inilah yang terus-menerus mewarnai dan perjalanan kehidupan manusia. Sejak dari zaman prasejarah sampai saat ini, tokoh-tokoh yang memiliki ide-ide kreatif terus menerus mencatatkan dirinya dalam sejarah umat manusia. Aristoteles, Galilie Galilei, James Watt, Newton, Enstein, Bill Gate adalah beberapa tokoh yang telah menciptakan gelombang-gelombang besar pemikiran kreatif yang telah merubah kehidupan manusia. Awal dari pemikiran kreatif mereka adalah mereka berani bermimip dan dengan kerja keras mengejar mimpi yang mereka miliki.

 

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana dengan hanya mimpi mereka dapat merubah kehidupan manusia? Dan bagaimana mereka menggunakan pola pikir mereka? Dengan kemampuan yang mereka miliki, mereka terus menerus mendayagunakan kemampuan otaknya sampai batas yang mereka miliki. Mereka terus menerus mengembangkan pandangan mereka bukan hanya dari satu atau dua sudut pandang, mereka terus menerus mencari sudut-sudut pandang lain ketika mengadapi suatu masalah. Salah satu cara berpikir dengan kreatif adalah dengan berusaha untuk mencari alternatif-alternatif lain dalam meraih apa yang mereka inginkan. Meraka tidak hanya menggunakan satu cara untuk mencapai tujuannya, jika mereka gagal, meraka akan menggunakan cara-cara yang lain guna mencapai tujuannya.

 

Selain memiliki kemampuan mencapai tujuannya dengan berbagai cara, tokoh-tokoh tersebut memiliki satu pola pemikiran yang unik. Melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Jika kita berpikir dengan cara tradsional maka kita akan berorientasi pada hanya dengan satu cara, sedangkan para tokoh tersebut memikirkan bagaimana dapat mencapai tujuan yang mereka inginkan dengan berbagai macam cara. Untuk kasus ini saya mencoba mengilustrasikan seperti pada kasus beriku.

Diatas adalah perbedaan berpikir dengan cara tradisional dan berpikir dengan cara kreatif. Jika pada tradisional kita hanya cuma berorientasi hanya pada bagaimana mendapatkan hasil angka 8(delapan). Sedangkan berpikir kreatif menuntuk kita bagaimana memperoleh angka 8(delapan) tersebut dengan berbagai macam cara. Dengan pola pemikiran inilah para tokoh tersebut berpikir dan telah melahirkan pemikiran-pemikiran yang luar biasa. Itu hanya dalam kasus yang sederhana. Jika digunakan dalam kasus yang lebih komplek dan dimanifastikan dalam kehidupan di dunia nyata.

Dengan menerapkan pola pemikaran ini, maka setiap orang akan berusaha terus menerus untuk menggunakan daya batas kemampuan berpikir mereka. Jika setiap manusia mengajarkan pola pemikiran seperti itu pada setiap orang, maka tingkat kemampuan kita akan bertambah dan berkembang serta akan berdampak berkembangnya kemampuan berpikir bangsa ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: